Sebagian orang memilih berpergian ke Singapore dengan penerbangan langsung ke Singapura, tetapi sebagian lagi memilih lewat Batam. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan fiscal yang hanya Rp. 500.000 saja dibandingkan dengan di Airport yang dua kali lipatnya. Sehingga walaupun penerbangan ke Singapura terbilang murah, tetapi kalo dihitung-hitung dengan fiskalnya maka tetap saja masih mahal !!!
Ini cukup dimengerti, mengingat tiket pesawat Jakarta - Batam sekarang sudah demikian murah hampir semua penerbangan nasional melayani rute ini. anda tinggal memilih jam keberangkatan saja atau check di travel agent anda.
Transportasi di Batam
Sesampai di Batam, anda akan mendarat di bandara Hang Nadim, Batam. Bandara ini cukup besar dengan fasilitas yang cukup lengkap. Perlu diketahui bahwa anda bisa membeli tiket feri ke Singapura di bandara, dengan harga yang lebih murah dibandingkan jika anda beli di pelabuhan. Anda bisa beli harga feri pulang pergi Batam-Singapura seharga S$13 saja, sedangkan kalau anda beli di pelabuhan, harganya S$15. Dari bandara Hang Nadim, taksi adalah mode transportasi yang terbaik untuk pergi ke pelabuhan. anda tinggal keluar dan naik salah satu taksi yang berjejer di parkiran taksi pas di depan pintu utama bandara. Tidak ada antrian, jadi naik aja taksi yang kosong. Harga-nya pun sudah ditetapkan secara resmi seharga 70 ribu rupiah untuk tujuan pelabuhan Batam Center.
Perlu diketahui bahwa ada beberapa pelabuhan feri di Batam. Pelabuhan yang paling dekat dari bandara adalah Batam Center. Batam Center adalah pelabuhan baru yang menggantikan pelabuhan Batu Ampar yang sudah tua dan tidak layak pakai. Selain Batam Center, juga ada pelabuhan feri di Sekupang yang juga melayani tujuan Singapura, tapi lokasinya lebih jauh dan harga taksinya pun akan pasti lebih mahal.
Pelabuhan feri Batam Center
Segera setelah anda sampai di pelabuhan Batam Center, anda bisa langsung membeli tiket feri di counter resmi perusahaan feri-nya. Ada beberapa perusahaan feri yang melayani tujuan Singapura, tapi saya sarankan untuk menggunakan Berlian Ferries/Wavemaster atau Penguin Ferries, karena kedua perusahaan feri tersebut yang paling banyak melayani rute Batam Center-Singapura (hampir tiap jam pasti ada keberangkatan), dan feri-nya juga lumayan baru.
Harbourfront Ferry Terminal
Harga tiket feri untuk pulang pergi adalah S$15, dan harganya sama untuk semua perusahaan feri. Selain itu juga ada pajak pelabuhan sebesar $S3, tapi saya tidak ingat apakah itu sudah termasuk ke dalam biaya tiket atau tidak. Jika anda membeli tiket pulang-pergi dari Singapura, maka anda harus membayar $S3 pajak ini waktu kembali dari Batam. Siapkan uang dollar Singapura anda, karena harga tiket dalam dollar Singapura ternyata lebih murah dibandingkan harga tiket dalam rupiah.
Pada saat membeli tiket dan booking feri-nya, anda juga harus menyiapkan paspor anda karena petugasnya akan membuat boarding pass sesuai dengan nama anda di paspor. Nama tersebut harus sesuai dan tidak bisa dipindah tangankan. Selain itu, petugas feri juga akan memberikan anda dua kartu imigrasi, yang satu adalah kartu imigrasi Indonesia dan satu lagi adalah kartu imigrasi Singapura, dengan nama anda sudah tercetak disitu.
Setelah urusan tiket selesai, dan anda sudah memastikan tempat sudah di-booking untuk pemberangkatan feri selanjutnya, baru anda harus pergi ke kounter fiskal untuk membayar fiskal. Biaya fiskal ini sebesar 500 ribu rupiah, dan harus dibayar kecuali jika anda adalah pemegang paspor Batam, atau jika anda bermukim di Singapura dan masih punya jatah bebas fiskal. Jika anda mau mengurus bebas fiskal, maka anda mengurusnya di counter yang sama dengan tempat anda membayar fiskal. Counter ini lokasinya agak sedikit di pojok, dan harus agak teliti mencarinya.
Setelah anda membayar fiskal, langkah berikutnya adalah mengurus bagasi anda. Jika anda tidak mau repot-repot membawa koper anda ke feri, anda bisa pergi ke counter bagasi untuk memasukkan koper anda sebagai bagasi. Nanti anda akan mendapatkan tag untuk bagasi anda, mirip seperti di bandara untuk perjalanan menggunakan pesawat terbang. Tapi perlu diketahui, anda tetap harus mengurus bagasi anda nanti pas sudah sampai di Singapura. Ada biaya porter yang harus dibayar sesuai dengan jumlah dan berat bagasi anda.
Setelah urusan bagasi selesai, anda kemudian naik ke lantai dua dan melewati imigrasi. Setelah itu, anda akan turun kembali ke lantai satu dan menunggu di ruang tunggu sampai feri anda dipanggil. Barulah anda naik ke feri, dan petugas akan meminta boarding pass anda sebelum anda naik ke feri.
Perjalanan feri ke Singapura akan memakan waktu sekitar satu jam. Perlu diingat bahwa waktu Singapura itu satu jam lebih cepat dari waktu Batam, jadi misalnya feri yang berangkat dari Batam Center jam 12 siang waktu Batam, akan sampai ke Singapura jam 2 siang waktu Singapura. Feri yang berangkat dari Singapura jam 12 siang waktu Singapura, akan sampai ke Batam Center jam 12 siang juga, tapi waktu Batam.
Sesampainya di Singapura, feri akan berlabuh di terminal feri Harbourfront. Sewaktu keluar dari feri, anda harus membawa barang-barang anda sendiri, melewati imigrasi dan custom. Jika anda datang ke Singapura sebagai turis, gunakan lajur “All Passports” di imigrasi, sedangkan jika anda adalah warga negara Singapura, permanent resident, pemegang employment pass atau work permit di Singapura, gunakan lajur “Singapore Passports” karena lebih cepat.
Transportasi dari Harbourfront Center
Setelah proses imigrasi selesai, pastikan paspor anda sudah di-cap oleh petugas. Setelah anda melewati custom dan barang-barang sudah dicek, baru anda keluar dari terminal feri dan akan langsung masuk ke Harbourfront Center, yang memang satu gedung dengan pelabuhan feri. Harbourfront Center adalah salah satu shopping mall yang megah di Singapura. Di sebelahnya, sedang dibangun VivoCity, pusat entertainment dan belanja yang konon akan lebih megah lagi.
Dari sini, banyak pilihan transportasi umum untuk menuju ke bagian lain di Singapura. Jika anda ingin menggunakan MRT (kereta api), maka anda tinggal jalan terus ke bagian depan mall dan cari eskalator turun ke stasiun MRT di bawah tanah. Jika anda ingin menggunakan taksi, anda bisa langsung ikut antrian taksi yang berlokasi di depan mall. Kalau mau naik bus, anda bisa jalan ke depan mall dan tunggu di bus stop pinggir jalan, atau naik ke lantai dua dan menyeberangi jembatan penyeberangan ke terminal bus Harbourfront di seberang mall.
Untuk tujuan Orchard Road, anda bisa naik MRT dari Harbourfront ke Dhoby Ghaut, yang terletak di Orchard Road bagian timur. Untuk ke bagian barat Orchard Road, tinggal ganti kereta api di Dhoby Ghaut ke Somerset atau Orchard. Atau, anda juga bisa naik bus 65 dari terminal bus Harbourfront langsung ke Orchard Road.
Kembali ke Jakarta via Batam
Untuk kembali dari Singapura ke Jakarta lewat Batam, caranya ya hampir sama. anda harus tiba di Harbourfront Center paling tidak satu jam sebelum keberangkatan feri. Setibanya di Harbourfront, langsung ke bagian pelabuhan di belakang dan naik ke lantai dua. Cari counter feri anda (Berlian atau Penguin) dan book untuk perjalanan feri berikutnya. Disini, anda juga harus menyiapkan paspor untuk petugasnya menerbitkan boarding pass atas nama anda. Anda juga perlu membayar seaport tax sebesar S$10 per orang.
Setelah anda mendapatkan boarding pass, anda bisa mengurus bagasi anda. Berbeda dengan di Batam Center, pengurusan bagasi di Harbourfront adalah gratis sampai berat bagasi tertentu, kalau tidak salah 20 kg per orang. Setelah selesai ngurus bagasi, anda langsung clearing imigrasi, dan langsung turun ke bawah untuk boarding feri.
Sesampainya di Batam, keluar dari feri, anda langsung antri untuk urusan imigrasi. Siapkan paspor dan kartu imigrasi Indonesia yang tinggal sebelah. Setelah urusan imigrasi selesai, dari lobi utama pelabuhan, jalan keluar ke pintu sebelah kiri. Di sebelah kanan, ada counter taksi dan anda bisa memesan taksi dari sana. Tarifnya untuk ke bandara Hang Nadim adalah 60 ribu rupiah. Entah kenapa, biaya taksi dari pelabuhan ke bandara itu 10 ribu lebih murah dibandingkan biaya taksi dari bandara ke pelabuhan.
Sesampainya di bandara Hang Nadim, langsung ke counter airline yang anda gunakan untuk check-in. anda juga harus membayar airport tax sebesar 13 ribu rupiah per orang. Setelah mendapatkan boarding pass, anda bisa langsung ke ruang tunggu untuk naik ke pesawat.
sumber :http://liburan.info
Kamis, 07 Agustus 2008
Tips dan Trick ke Singapura lewat Batam
Rekaman AdamAir Perkeruh Penerbangan Indonesia

JAKARTA - Sekjen Inaca Teuku Burhanuddin menilai rekaman percakapan kokpit AdamAir KI 574 yang beredar luas di dunia maya memperkeruh dunia penerbangan Indonesia.
"Apalagi saat ini kita masih di-band dengan penerbangan uni eropa. Ini jelas sangat sangat memperkeruh dunia penerbangan kita," kata Burhanuddin kepada okezone di Jakarta, Senin (4/8/2008).
Oleh karenanya, lanjut Burhanuddin, pihak terkait harus segera menelusuri kebenarannya.
"Jika memang ada keterlibatan orang dalam, ya harus berani diusut. Karena yang tahu rekaman tersebut hanya Dephub dan KNKT," tegasnya.
Hingga kini, tandasnya, Inaca belum mengetahui apakah rekaman yang beredar itu asli atau palsu.
"Kita belum mendengar rekaman yang asli, sehingga tidak bisa kita simpulkan rekaman tersebut asli atau tidak," tandasnya.
Sumber :http://news.okezone.com
Hati-hati dengan penawaran tiket murah BATAVIA
Akhir-akhir ini mulai marak penipuan dengan modus operandi menggunakan jasa penjualan ticket murah. Khusus penjualan ticket melalui B2C ( pembelian ticket melalui reservasi online di internet ), telah disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yaitu membeli ticket dengan menggunakan Credit Card palsu atau Credit Card curian.
Yang menjadi korban adalah orang-orang yang tegiur oleh iklan di media cetak atau bujuk rayu oknum yang tidak bertanggung jawab dengan dalih menyediakan ticket murah. Oknum penipu biasanya beroperasi dengan menggunakan iklan kolom di media cetak. Oknum penjual ticket tidak pernah bertatap muka dengan calon pembeli, cukup berhubungan melalui telepon.
Setelah tujuan penerbangan dipilih oleh calon penumpang dan harga ticket sudah disepakati, oknum tersebut segera melakukan pembelian ticket melalui B2C ( internet ) dengan menggunakan Credit Card palsu. Setelah transaksi di internet selesai, oknum penjual akan mencetak ticket untuk mendapatkan “code booking “ dari pembelian ticket tersebut.
Oknum tersebut kemudian menghubungi korban, dan korban diharuskan mentransfer sejumlah uang sesuai harga ticket yang disepakati ke sebuah Bank, kemudian korban diberikan “ Code booking “ dan disuruh mengambil ticket dikantor penjualan ticket Batavia Air.
Kantor penjualan ticket Batavia Air tentu saja akan mencetak ulang ticket berdasarkan “ code booking “ yang diberikan oleh calon penumpang tersebut. Sampai disini korban belum menyadari bahwa telah menjadi korban penipuan. Masalah akan timbul pada waktu calon penumpang tersebut akan terbang, sebab pada waktu check-in namanya tidak tercamtum didaftar nama-nama penumpang. Calon penumpang marah-marah dan belum menyadari kalau sudah menjadi korban tindak penipuan kemudian datang kekantor pusat Batavia Air mengadukan masalah tersebut.
Bagaimana tiket dibatalkan
Pihak bank mendapatkan keluhan dari pemegang kartu kredit yang merasa tidak melakukan transaksi pembelian ticket di internet, sehingga pemegang kartu menolak tagihan yang dibebankan kepadanya, sehingga pihak Bank membatalkan transaksi tersebut.
Pihak bank kemudian menghubungi Batavia Air dan menyatakan bahwa transaksi dibatalkan dan meminta ticket Batavia Air yang telah diterbitkan juga dibatalkan dan uang transaksi dikembalikan ke pemegang Credit Card. Bagian reservasi Batavia Air kesulitan menghubungi calon penumpang yang tiketnya dibatalkan tersebut, karena nama serta nomor telpon contact person direservasi adalah nama dan nomor telpon palsu ( fiktif ).
Dengan kronologis tersebut kemudian diterangkan kepada calon penumpang, mengapa ticketnya ditolak pada waktu check-in. Setelah diterangkan panjang lebar baru menyadari, bahwa calon penumpang tersebut telah menjadi korban penipuan.
Himbauan
Oleh sebab itu kami menghimbau kepada calon penumpang Batavia Air agar hanya membeli ticket di kantor penjualan ticket Batavia Air, di travel agent resmi yang menjual ticket Batavia Air atau membeli melalui website menggunakan Credit Card milik sendiri. Jangan pernah membeli ticket Batavia Air pada orang yang tidak dikenal atau travel biro yang tidak jelas alamatnya, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Batavia Air tidak bertanggung jawab terhadap ticket yang dibeli diluar tempat-tempat tersebut diatas.
Khusus pembelian melalui internet, pada waktu check-in calon penumpang diwajibkan untuk menunjukkan Credit Card kepada petugas check-in di bandara. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemakaian Credit Card oleh orang yang tidak berhak.
Sumber :http://www.batavia-air.co.id
Minggu, 09 Maret 2008
Info Wisata Bandung
Tak perlu bingung jika berwisata ke Bandung. Banyak pilihan tempat yang bisa Anda kunjungi. Memang, Bandung sudah terlanjur dikenal sebagai surganya tekstil dan jajanan. Namun bukan berarti hanya itu yang bisa ditawarkan.
Anda bisa melakukan wisata sejarah di kota yang sempat dijuluki Eropanya daerah tropis ini. Banyak gedung peninggalan jaman Belanda dan museum bertebaran di setiap sudut kota. Atau Anda lebih gandrung dengan wisata alam? Tak perlu khawatir, Anda boleh percaya apa kata para pujangga bahwa Bandung diciptakan ketika dewa-dewi sedang tersenyum. Maka bersiap-siaplah untuk takjub demi melihat panorama alam yang menyejukkan mata.
Di Bandung, Anda bisa melihat dan mempelajari indahnya gugusan bintang dan planet-planet lewat Observatorium Boscha. Observatorium yang berada di daerah Lembang ini merupakan satu-satunya peneropong bintang di dunia yang terletak di katulistiwa.
Bagi penggemar wisata seni budaya, pergi ke Bandung untuk itu sama sekali bukan kesalahan. Siapa tak kenal orang-orang Bandung yang katelah nyeni dan super kreatif itu? Pastilah rentetan pertunjukan budaya terjadwal tiap hari di pusat-pusat pertunjukan. Baik yang bernilai tradisional maupun yang lebih kontemporer. Bahkan sampai yang berbau alternatif sekalipun. Kesegaran ide orang-orang Bandung memang di atas penghuni kota-kota Indonesia lainnya. Sebagai bukti, kota yang juga terkenal dengan keelokan paras mojang-mojangnya ini telah ikut berjasa membangkitkan kembali komik nasional dan melahirkan trend musik underground atau indi label -- satu sumbangan besar bagi dunia seni dan budaya nasional.
Sabtu, 08 Maret 2008
Akuarium Raksasa "Seaworld"
Terowongan Antasena Bayangkan diri anda berada di dasar lautan dan dikelilingi ribuan ikan tanpa sedikitpun basah. Sensasi itulah yang akan anda rasakan saat melintasi terowongan antasena SeaWorld Indonesia sepanjang 80 m. Mata anda akan terpuaskan melihat tingkah laku ikan-ikan yang berenang santai melintasi kepala anda. Dengan teknologi ban berjalan, anda tidak perlu melangkah untuk menikmati indahnya kehidupan bawah laut. Akuarium Hiu Acara pemberian makan hiu selalu menarik untuk disaksikan. Darah dari pakan segar sangat menarik ikan hiu. Saat pemberian makan, ikan-ikan hiu akan berubah menjadi sangat aktif. Mereka segera menjejak bau makanan dan secepat kilat menyambarnya. Makanan yang ada dalam mulut akan langsung ditelan untuk menghindari gigitan dari hiu lainnya yang dapat berakibat fatal. Kolam Sentuh Inilah saat yang tepat bagi anda untuk bergabung bersama staf SeaWorld Indonesia memberi makan hewan. Dengan menggunakan tongkat, anda dapat mencoba memberi makan ikan hiu dan penyu. Pengalaman yang tidak akan anda temukan di tempat lainnya. Bayi Buaya Jika anda menyangka buaya tidak dapat melompat, cobalah untuk memberi makan bayi-bayi buaya muara. Anda dapat bergabung bersama staf SeaWorld Indonesia untuk memberi makan bayi-bayi tersebut menggunakan tongkat panjang. Cobalah meletakkan makanannya sekitar 10 cm di atas mereka dan niscaya mereka akan melompat untuk menangkapnya. Jadwal pemberian makan pada pukul 14.00 WIB.
Akuarium Utama
Hiu, pari, dan kawanan ikan lain yang berjumlah sekitar 3500 ekor dapat begitu dekat dan hampir tersentuh oleh anda, sebab hanya terowongan dan jendela akrilik bening saja yang memisahkan anda dari dunia laut. Akuarium utama merupakan tempat tinggal bagi ribuan satwa laut Indonesia yang beraneka warna. Berukuran 38 x 24 m dengan kedalaman berkisar antara 4,5 dan 6 m, akuarium utama kami merupakan akuarium terbesar di Asia Tenggara yang mampu menampung air laut hingga 5 juta liter.
Area Air Tawar
Saat anda melangkahkan kaki ke dalam wahana SeaWorld Indonesia, anda akan disambut oleh berbagai jenis ikan tawar dari seluruh penjuru dunia. Ikan arapaima raksasa, piranha, belut listrik, dan ikan lele ekor merah mewakili kehidupan Sungai Amazon yang menakjubkan.
Ikan air tawar cantik lainnya adalah ikan siklida dari Afrika, ikan sirip layar dari Sungai Yang-Tze – China dan ikan dewa dari Kuningan-Jawa Barat. Ikan dewa merupakan ikan keramat yang tidak boleh ditangkap dan dimakan. Bila ada yang melanggar, maka orang tersebut akan mendapatkan malapetaka.
Duyung
Perjalanan anda memasuki dunia bawah laut akan disambut oleh kelembutan duyung – si mamalia laut yang sangat langka dan lucu dalam akuariumnya yang luas dan besar. Sungguh mengagumkan Indonesia memiliki hewan laut yang sangat mempesona…
Marine Area
Keindahan warna dan keragaman jenis penghuni terumbu karang tidak dapat ditandingi oleh ekosistem manapun. Berbagai jenis ikan karang penuh warna merupakan pemandangan yang sangat mempesona dan sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Perhatikan bagaimana ikan badut yang selalu tampak gugup berenang maju-mundur di antara lengan anemon laut yang beracun. Atau uniknya ikan kakatua yang memiliki gigi mirip paruh burung kakatua. Warna-warna cerah dari ikan bidadari, ikan kepe-kepe dan ratusan jenis ikan-ikan lainnya turut menambah indahnya kehidupan ekosistem terumbu karang.
Tapi hati-hati… beberapa jenis hewan laut mungkin tampak indah tetapi sesungguhnya berbahaya. Gerakan tenang dari ikan lepu ayam seakan menutupi kemampuannya untuk mengeluarkan senjata berbahaya: duri-duri sirip yang beracun. Duri-duri yang juga terdapat pada ikan lepu batu yang tersamar baik di sela-sela karang. Ular laut yang selalu nampak ingin tahu bahkan menyimpan kemampuan lebih tinggi. Bisanya sepuluh kali lebih kuat dari bisa ular kobra.
Apa saja yang ada di SEAWORLD, antara lain :
Ke Bandung Yuk....

Dengan luas wilayah 17.000 Ha, Bandung merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia. Menurut legenda, Bandung berasal dari kata bendung yang berarti bendungan atau dam. Memang, ibukota propinsi Jawa Barat ini pada awalnya adalah danau purba yang dikelilingi gugusan gunung. Kemudian airnya menyurut dan lambat laun jadilah sebuah kota.
Jarak Bandung sekitar 180 km arah selatan dari Jakarta, kira-kira 3,5 jam perjalanan darat. Terletak pada 107°36' BT dan 6°55' LS, Bandung berada pada ketinggian 1050 m di atas permukaan laut (untuk bagian utara) dan 675 m di atas permukaan laut di bagian selatan. Temperatur rata-rata berkisar antara 18°C sampai 30°C dengan kelembaban rata-rata 70%, dan rata-rata curah hujan pertahun 178,6 mm. Mayoritas penduduk adalah suku Sunda yang berbahasa daerah bahasa Sunda.
Letak Bandung yang geografis menjadikannya kota besar di daerah pegunungan yang nyaman, berhawa sejuk, lengkap dengan panorama alam yang indah berkat dataran tinggi dan gunung-gunung di sekelilingnya. Di daerah pegunungan di sekitar Bandung terhampar permadani hijau perkebunan teh yang menutupi hampir setiap kaki gunung. Keindahan kota, iklimnya, kecantikan dan keramahtamahan mojang-mojang priangan, juga kreatifitas penduduknya yang tinggi, menjadikan Bandung mempunyai citra dan tradisi tersendiri. Karena itu, tak salah jika Berhiber alias Bersih, Hijau, Berbunga menjadi slogan penataan kota yang di jaman kolonial Belanda pernah dijuluki Mooi Bandung (Bandung Indah) ini.
Julukan lain yang muncul pada 1920-an dan tak kalah tenar adalah Parisj van Java yang berarti Parisnya Jawa, lantaran memang Bandung disebut-sebut sebagai Eropanya daerah tropis. Sedang dibanding daerah di Amerika, Bandung adalah kembarannya Miami, karena layaknya di Miami, di Bandung juga berdiri banyak bangunan tahun 1920-an yang berarsitektur deco, salah satunya adalah Hotel Savoy Homann.
Perkembangan kota Bandung makin lama makin pesat dan meluas. Sebelumnya Bandung telah memborong 5 fungsi kota, yakni sebagai kota pemerintahan, perdagangan, industri, kebudayaan, pariwisata. Seiring perkembangannya, Bandung kini tengah mengembangkan diri menjadi kota jasa. Saat ini terdapat 140 hotel berbintang lima, 137 hotel melati dan 17 penginapan remaja yang ikut menunjang industri pariwisata Kota Kembang ini.
Untuk urusan pariwisata, Bandung memang belum bisa menandingi Yogyakarta, apalagi Bali. Namun banyak jenis wisata unik dan menarik yang ditawarkan, mulai dari wisata jajanan dan wisata belanja yang paling menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sampai wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, bahkan wisata loak. Pokoknya, ada seabrek yang bisa diubek-ubek di kota ini. Yang dibutuhkan hanya cukup uang, dan yang penting: cukup jeli.
Nah, selamat datang di buminya para dewa. Wilujeng sumping di tatar parahiyangan…
Senin, 03 Maret 2008
LION AIR
Sejarah
Perjalanan panjang yang telah ditempuh Lion Air berawal dari penerbangan domestik yang kecil. Setelah 13 tahun pengalaman di bisnis wisata yang ditandai dengan kesuksesan biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik Kusnan dan Rusdi Kirana bertekad menjadikan impian mereka untuk memiliki usaha penerbangan menjadi kenyataan. Dibekali ambisi yang tinggi dan modal awal 10 juta dolar Amerika Serikat, Lion Air secara hukum didirikan pada bulan Oktober tahun 1999. Namun pengoperasian baru berjalan di mulai pada tanggal 30 Juni tahun 2000. Saat ini, Rusdi Kirana sebagai salah satu pemilik Lion Air memegang jabatan sebagai Presiden dan juga Direktur.
Hingga pertengahan 2005, bersama dengan penerbangan internasional lainnya, Lion Air menempati Terminal Dua Bandara Soekarno-Hatta; sedangkan perusahaan penerbangan lokal atau penerbangan domestik menempati Terminal Satu. Faktor tersebut, selain mampu memberikan para penumpang kemudahan penerbangan sambungan ke Indonesia atau dari Indonesia ke tujuan internasional lainnya, juga memberikan keuntungan lebih dari segi prestise. Tetapi kemudian Lion Air dipindahkan ke Terminal Satu, hingga saat ini.
Pada 2005, Lion Air memiliki 24 pesawat penerbangan yang terdiri dari 19 seri MD80 dan lima pesawat DHC-8-301. Untuk memenuhi layanan yang rendah biaya, Armada Lion Air didominasi oleh MD 80 karena efisiensi dan kenyamanannya. Dalam upaya meremajakan armadanya, Lion Air telah memesan 60 Boeing 737-900ER yang akan diantar bertahap dari 2007 hingga 2010.
Armada Lion Air per 17 Agustus 2007 terdiri dari :
a. 5 Boeing 737-400
b. 6 McDonnell Douglas MD-82
c. 1 McDonnell Douglas MD-83
d. 4 McDonnell Douglas MD-90
e. 5 Boeing 737-900ER